Senin, 23 Maret 2015

Berapa banyak dalam mengonsumsi telur setiap minggunya? Maka ini dia jawabannya

Advertisement
Telur merupakan makanan kaya gizi yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, mengonsumsi terlalu banyak justru membahayakan. Beberapa penyakit tertentu bisa kambuh atau bertambah parah akibat konsumsi telur dalam jumlah besar. Sebenarnya, berapa banyak dalam mengonsumsi telur setiap minggunya? Maka ini dia jawabannya!
Berapa banyak dalam mengonsumsi telur setiap minggunya
Meski termasuk makanan bernutrisi tinggi yang baik untuk tubuh, pakar ahli gizi menyarankan penderita sakit jantung untuk tidak mengonsumsi lebih dari 2 – 4 butir telur setiap minggunya. Sementara mereka yang tak menderita penyakit jantung, diabetes dan kolesterol tinggi boleh makan hingga 6 butir setiap minggunya. Pernyataan tersebut juga diakui oleh ahli gizi Julia Zumpano, RD dari Cleveland Clinic.
Mengapa telur bisa memicu atau memperburuk kesehatan jantung? Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa satu telur ukuran besar mengandung 186 mg kolesterol, jumlah yang hampir mendekati angka maksimal asupan kolesterol harian bagi penderita sakit jantung. Boleh saja mengonsumsi 1 atau 2 butir telur setiap harinya, tapi dianjurkan mengurangi asupan makanan yang mengandung kolesterol seperti mentega, keju dan daging merah. Jangan lupa cara penyajian yang tepat.
Cara memasak telur yang paling direkomendasikan yaitu rebus atau goreng dengan minyak zaitun. Telur ceplok lebih sehat daripada dadar. Mengapa? Kuning telur mengandung banyak kolesterol, jadi bila membuat telur ceplok atau rebus tak harus memakan bagian kuningnya. Putih telur justru bisa dimakan tanpa perlu rasa khawatir berlebih karena kaya protein tapi tetap harus dibatasi jumlahnya.
Para binaragawan atau mereka yang ingin membentuk otot lebih banyak mengonsumsi telur dalam jumlah besar setiap harinya. Namun, bagian kuning tak disentuh sama sekali, justru memakan bagian putih yang memang terkenal kaya protein. Penumpukan protein bukan masalah besar karena segera dibakar dengan latihan angkat beban. Bisa ditarik kesimpulan bahwa mengonsumsi telur tak jadi masalah bila diseimbangi dengan olahraga teratur.
Meski termasuk makanan bergizi yang wajib dikonsumsi, harap diseimbangi dengan sayuran, buah-buahan, kacang, biji-bijian dan makanan laut. Tubuh tak hanya membutuhkan nutrisi yang terkandung di telur, namun yang berasal dari beragam jenis makanan. Dua hal yang perlu diingat bila ingin makan telur: perhatikan cara penyajian dan hindari atau kurangi makan bagian kuningnya. Bila ada yang bertanya soal berapa banyak dalam mengonsumsi telur setiap minggunya? Maka ini dia jawabannya berdasarkan pakar ahli gizi.

5 komentar: